Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Calon Programmer

Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Calon Programmer

27 Jan 2025, 16:58 WIB

Selamat datang para calon Programmer, selamat ngoding. Jadi begini sobat, banyak banget nih kawan-kawan yang masuk di jurusan programming atau software engineering tapi selalu melakukan kesalahan yang sederhana tapi sangat mempengaruhi ilmu Pemrograman sobat. Apa aja nih? Mari kita bahas.

Kecanduan Copy-Paste

Copy-Paste bukanlah hal yang buruk, kalau dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Namun ketika copy-paste terlalu sering dilakukan terutama kalo kita copy-paste semuanya itu tidak akan membuat kita belajar. Jadi silahkan copy-paste dari dokumentasi, namun jangan terlalu sering copy-paste dari projek temen ya calon programmer.

Malas Ngulik

Penyakit ini sering mematikan pemikiran dan konsentrasi para calon programer kawan. Kenapa? Karena jika kita malas ngulik, kita tidak akan bisa apa-apa. Ibaratkan kita misalnya ingin bisa mengendarai motor, tapi kita tidak mau belajar dulu, maunya langsung bisa ke jalanan sobat. Dan itu berbahaya sekali bukan?

Takut Salah

Jika kita takut salah pada saat belajar, kemungkinan besar kita akan sulit untuk eksplorasi. Kalau kita tidak takut salah, meski nantinya salah, suatu saat kita pasti akan benar kawan. Karena kesalahan itu merupakan hal yang sangat biasa dilakukan oleh manusia. Jadi intinya kita kalau mau belajar naik motor nih, kalian pasti pernah jatuh kan? Gak mungkin kalian belajar langsung bisa kan? Bayi aja yang lagi belajar berdiri dia harus rela jatuh gan, masa kita enggak.

Malas Memeriksa Kesalahan

Setelah kita melakukan kesalahan, kita selalu malas untuk memeriksa bagian mana yang salah. Biasanya kebanyakan yang malas memeriksa kesalahan itu adalah orang yang tidak bisa Introveksi Diri gan, senang melihat kesalahan orang lain, dan kesalahan kita tidak bisa dilihat gan. Bagai semut di sebrang sana kelihatan, tapi gajah dihadapan mata tidak kelihatan. Apakah anda adalah seorang yang seperti itu? Jika iya, segeralah berbenah diri kawan. Kita harus senantiasa dan rajin untuk mencari letak kesalahan kita sendiri kawan.

Terlalu Tutorial Base

Belajar dari tutorial langsung ke studi kasus memang bagus untuk menambah pemahaman kita terhadap kasus-kasus yang lebih spesifik. Namun ketika kita terlalu belajar berbasis tutorial, yaitu kita ikuti persis seperti tutorial maka kita akan kecanduan tutorial. Akibatnya adalah ketika kita mendapatkan studi kasus baru, kita akan kerepotan saat kita tidak menemukan tutorial di internet atau di YouTube misalnya.

Jadi, biasakan setelah mengikuti tutorial langsung buat studi kasus baru yang kamu mau. Misalkan setelah menonton tutorial CRUD basic, setelah itu buatlah program atau aplikasi serupa misalkan Manajemen Buku Perpustakaan, Manajemen Produk, atau studi kasus lainnya.

Bagikan postingan